loading...

Polresta Batam Tangkap Oknum Biksu Cabul di Jakarta

Oknum biksu yang menjadi tersangka kasus pencabulan di Batam akhirnya dibekuk di Jakarta. Pelaku sebelumnya kabur dan selalu berpindah tempat.
Tim Jatanras Polresta Barelang Batam, yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Kompol Agung Gima, sekitar pukul 08.30 WIB, Kamis (31/08/2017), menangkap tersangka oknum biksu berinisial YCH alias Hen. Dia diketahui bersembunyi di sebuah tempat di Jakarta Barat.
YCH berhasil kabur dan selalu berpindah tempat. Sedangkan Tim Jatanras terus melacak tersangka, hingga akhirnya berhasil menangkap YCH di depan sebuah hotel di Sunter, Jakarta Utara.
"Pagi tadi tim Jatanras Polresta Barelang Batam berhasil menangkap pelaku biksu (YCH). Sempat terjadi perlawanan, namun dengan cepat diatasi kepolisian," ujar Agung.
Sebelumnya, YCH ditetapkan Polresta Barelang Batam sebagai tersangka tindak pidana eksploitasi dan pencabulan anak di bawah umur. Selain menangkap seorang biksu yang bekerja di Vihara Purnama Mahayana di daerah Kecamatan Nongsa, Batam, polisi telah menahan seorang pengelola vihara tersebut berinisial BGS.
Menurut Kompol Agung Gima, untuk sementara ada 2 pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah oknum biksu YCH dan BGS selaku pengurus dan pengelola Vihara Purnama Mahayana.
Rencananya, sore nanti sekitar pukul 16.00 WIB tersangka YCH langsung diberangkatkan dengan pesawat menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
Agung menambahkan tersangka dilaporkan oleh lima korban anak di bawah umur. Kelima korban mengaku mendapat perlakuan yang tidak senonoh saat bekerja di vihara. Selain itu, korban mengaku tidak mendapatkan upah selama bekerja di Vihara Purnama Mahayana.
Bahkan ironisnya lagi, kedua korban perempuan yang masih di bawah umur mengaku dicabuli oknum biksu di salah satu hotel di daerah Jakarta sebelum dibawa ke Kota Batam untuk dipekerjakan di vihara tersebut. (dtk)

1 Response to "Polresta Batam Tangkap Oknum Biksu Cabul di Jakarta"

  1. Kalo Bukan Islam Aja Di Media Maenstrem Disebut nya toko agama, giliran pelaku nya islam langsung pakai titel ustad nya dibawa.

    manusia-manusia ber3ngsek pada bikin rusak aja.

    Terimakasih senang baca berita nya akurat info nya.

    ReplyDelete