loading...

Ini 4 Alasan Mengapa Jokowi Sulit Menag Pilpres 2019, Nomor 2 Yang Paling Berat

Jokowi dinilai sulit untuk memenangkan kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 oleh peneliti Senior Network for South East Asian Studies, Muchtar Effendi Harahap. Menurut Muchtar, ada beberapa alasan yang mendasari pernyataannya tersebut.

Menurutnya alasan pertama ialah parpol pendukung Jokowi sangat mungkin gagal mempengaruhi massa pemilih mereka untuk mendukung Jokowi. Mengapa?

"Mesin parpol tidak akan bekerja efektif dan mendulang suara pemilih maksimal untuk Jokowi," ujarnya, Sabtu (27/5), sebagaimana diberitakan Republika.co.id.

Alasan kedua, menurut Muchtar ialah beberapa umat Islam masih menganggap rezim Jokowi adalah rezim anti-umat Islam dan kerap mengkriminalisasi aktivis dan ulama Islam.

"Hal itu akan diperkuat lagi apabila PPP dan PKB selaku parpol Islam tidak mendukung resmi Jokowi," katanya.

Alasan ketiga yaitu rezim Jokowi hingga menjelang tiga tahun berkuasa dinilai belum mampu dan berhasil menunjukkan prestasi sesuai janji kampanye dan rencana pembangunan nasional jangka menengah yang dibuat sendiri oleh rezim Jokowi. Hal ini sangat dirasakan terutama oleh kelompok menengah atas di perkotaan.

Keempat, elektabilitas parpol pendukung utama PDIP terlihat kian merosot. Hal ini bisa dibuktikan dengan kegagalan mempertahankan sejumlah kekuasaan lokal/daerah melalui Pilkada belakangan ini, terutama Provinsi Banten dan DKI.

Berdasarkan asumsi di atas, Muchtar melihat langkah Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang akan sangat sulit.

0 Response to "Ini 4 Alasan Mengapa Jokowi Sulit Menag Pilpres 2019, Nomor 2 Yang Paling Berat"

Post a Comment